CGP

KEEP STUDYING SOCIAL STUDIES AND GEOGRAPHY WITH KUSRINAWATI,S.Si

6 Feb 2021

SUPERVISI DI MASA PANDEMI

 


    Pada hakekatnya supervisi pendidikan dapat diartikan sebagai bimbingan professional bagi guru-guru. Bimbingan professional yang dimaksudkan adalah segala usaha yang memberikan kesempatan kepada guru-guru untuk berkembang secara professional, sehingga guru lebih maju lagi dalam melaksanakan tugas pokoknya, yaitu memperbaiki dan meningkatkan proses belajar mengajar.

    Salah satu tugas kepala sekolah adalah melaksanakan supervisi akademik. Setiap kepala sekolah harus memiliki dan menguasai konsep supervisi akademik yang meliputi: pengertian, tujuan dan fungsi, prinsip-prinsip, dan dimensi-dimensi substansi supervisi akademik. Sasaran supervisi akademik adalah guru dalam melaksanakan proses pembelajaran, yang terdiri dari materi pokok dalam proses pembelajaran, penyusunan silabus dan RPP, pemilihan strategi/metode/teknik pembelajaran, penggunaan media dan teknologi informasi dalam pembelajaran, menilai proses dan hasil pembelajaran.

    Dalam pelaksanaan supervisi, kepala sekolah telah membuat program dan juga jadwal supervisi. Pada hari yang ditentukan, guru bergiliran disupervisi. Kami sebagai guru tentu saja merasa takut, deg-degan, dan keringat dingin mulai mengalir deras saat suara sepatu kepala sekolah terdengar mendekati kelas. Guru yang waktu itu merasa enjoy dalam mengajar, tiba-tiba jadi salah tingkah dan kaku dalam mengajar. Karena grogi, sebentar-sebentar guru tersebut melihat kembali pada buku dan RPP yang dipersiapkan. Bahkan ada beberapa orang guru yang tiba-tiba suaranya berubah. Suara itu terdengar seperti suara orang yang ingin menangis. Bergetar….Yaa Allah kapan siksaan ini berakhir? Begitu kali pikiran guru yang disupervisi…

    Selama kurang lebih 2 jam pelajaran kepala sekolah mengamati kegiatan guru dan siswa dalam proses pembelajaran, akhirnya terdengar suara merdu yang dinantikan sang guru…yaa apalagi kalau bukan bunyi bel pergantian jam pelajaran. Wajah lega sang guru terlihat jelas. Kepala Sekolah pun berdiri dan meninggalkan ruangan kelas tersebut tanpa sepatah katapun. Ini jelas membuat guru semakin cemas. Apakah aku salah dalam mengajar? Apakah banyak kekurangan yang kulakukan? Jangan-jangan kepala sekolah tidak puas dan aku bakalan kena semprot nie….Yahh begitulah kira-kira yang ada di benak guru setelah disupervisi.

    Rasa cemas berkepanjangan terus bergelanyut di dalam benak guru. Sampai akhirnya pada jam istirahat guru tersebut dipanggil kepala sekolah. Dengan langkah gontai, lemas, cemas dan takut, perlahan-lahan guru tersebut menuju ruangan kepala sekolah. Setelah sampai di ruangan kepala sekolah, guru tersebut melihat ibu kepala sekolah tersenyum padanya dan mempersilahkan duduk. Perlahan-lahan rasa lega menghinggapi guru tersebut. Dalam ruangan itu kepala sekolah memberikan beberapa hal yang didapatkan selama proses pembelajaran dengan suasana yang lebih santai, tidak seperti pada saat supervisi sebelumnya. Kepala sekolah memberikan evaluasi dan beberapa masukan kepada guru. Hal ini dimaksudkan sebagai tindak lanjut kegiatan supervisi akademik tersebut. Yakni agar guru terus memperbaiki dan meningkatkan kualitasnya dalam kegiatan pembelajaran. Alhamdulillah Kepala sekolahku memang keren…!!!

    Itu adalah kegiatan supervisi yang dilakukan oleh Kepala Sekolah sebelum pandemi covid-19 melanda. Lalu bagaimana kegiatan supervisi di masa pandemi ini? Apakah kegiatan supervisi tidak dilakukan? Tentu saja dilakukan oleh Kepala Sekolah. Dalam masa pandemi ini, cara Kepala Sekolah dalam mensupervisi guru adalah dengan terlibat di dalam Google Classroom dan masuk ke dalam pembelajaran online baik via zoom ataupun meet. Keren khan.... Jadi dengan demikian supervisi bisa terus berjalan dan kualitas guru dalam mengajar pun bisa terus dimonitor oleh Kepala Sekolah. 

By KUSRINAWATI

5 Feb 2021

PROFESSIONAL LEARNING COMMUNITY

 


    Peningkatan mutu guru adalah upaya pemenuhan atau peningkatan standar mutu guru yaitu kualifikasi akademik dan kompetensi. Peningkatan mutu guru penting dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan guru untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, untuk dapat fleksibel dan adaptif dengan strategi dan teknologi baru. Untuk meningkatkan mutu pembelajaran, salah satunya dengan pemberdayaan Professional Learning Community (PLC).

    Adanya pandemi covid-19 ini mengakibatkan guru harus memanfaatkan teknologi/IT untuk menunjang pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Minimnya pengalaman dan pengetahuan dari guru menyebabkan munculnya kendala dalam implementasi PJJ secara daring. Untuk memfasilitasi kondisi ini, kami mengadakan suatu kegiatan PLC dari kami, oleh kami dan untuk kami. Maksudnya adalah pemateri dari rekan sesama guru dan manfaatnya untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa pada akhirnya. 

    Berbagai kegiatan disusun selama 4 hari berturut-turut. Dalam 1 hari terdapat 2 kegiatan/materi workshop. Dari pemanfaatan email, google drive, WA Grup, pembuatan video pembelajaran, penggunaan aplikasi zoom/meet, pemanfaatan blog sebagai media pembelajaran, google classroom serta penilaian online menggunakan google form. Semua kegiatan dikemas sedemikian rupa agar bisa berjalan efektif dan bisa dipraktekkan secara langsung.

    Pada kegiatan ini saya menjadi pemateri untuk pemanfaatan blog sebagai media pembelajaran. Di dalam blog ini kita bisa memberikan materi berupa tulisan, gambar dan juga video. Selain itu juga kita bisa langsung memberikan penilaian dalam blog tersebut. Hal ini membuat guru di sekolah kami sangat antusias untuk mempelajarinya. Dari 26 guru yang ada, baru 3 orang yang sudah memiliki blog. Jadi pada saat kegiatan PLC, saya fokuskan untuk langsung praktek membuat blog dan mengisinya dengan materi pelajaran. Bagaimana memasukkan video dari youtube, gambar dan penilaian dari google form? Semua dipelajari pada hari itu.   Video, gambar dan soal google form ini bukan berupa link, tapi betul-betul tayangan tampil dalam blog. Jadi siswa langsung bisa melihat youtube, gambar dan mengerjakan soal dari google form tanpa berpindah link. Sepaket yang komplit menurut saya.

    Marilah kita tingkatkan kompetensi kita sebagai guru dengan terus belajar dan berbagi ilmu dan pengetahuan kita kepada orang lain. Tetap semangat bagi rekan-rekan pendidik di Indonesia.

  By KUSRINAWATI

4 Feb 2021

Google Suite For Education

 

    Pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir, membuat semua orang berusaha keras melakukan semua kegiatan seefektif mungkin. Perdagangan lebih banyak dilakukan secara online demi menghindari kerumunan kalau berbelanja di pasar. Pendidikan pun sama. Kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online untuk menghindari kerumunan dan mencegah penularan Covid-19. Hal baru dalam pendidikan secara online ini membuat guru dan siswa kebingungan dengan apa yang harus dilakukan. Untuk mencapai hasil yang maksimal tanpa harus bertatap muka secara langsung, harus memiliki strategi yang jitu. Akhirnya bermunculan berbagai cara untuk bisa memfasilitasi pembelajaran jarak jauh ini. Cara ini bukanlah cara baru dalam dunia pendidikan. Hanya saja penggunaannya menjadi pilihan utama saat Pandemi ini. Mulai dari penggunaan Google Classroom, blog sebagai media penyampaian materi pelajaran, zoom, meet, webex dan masih banyak lagi.
    Efektifitas kegiatan pembelajaran secara online ini harus didukung oleh kemampuan guru dalam penggunaan dan pemanfaatan media online secara cermat. Kegiatan siswa yang pada sekolah reguler dapat dilakukan dengan kegiatan berkelompok, maka belajar online pun harus bisa. Bagaimanakah guru bisa mengoptimalkan pembelajaran jarak jauh ini? Semua ini bisa didapatkan dalam kegiatan  "Pelatihan Belajar dari Mana Saja dengan Google Suite For Education".  Kegiatan ini awalnya hanya terdiri dari 2 sesi saja. Karena antusiasme sangat besar, maka dibukalah untuk sesi 3,4 dan seterusnya. Saya mengikuti kegiatan ini pada sesi kedua yaitu tanggal 28-30 Januari 2021. Kegiatan ini diampu atau dimentori oleh Bapak Junaidi, M.Kom
    Dalam kegiatan Pelatihan Google Suite For Education ini, Pak Junaidi memberikan materi yang sangat lengkap sekali, yaitu:
  • Mengelola data di Google Drive
  • Berkolaborasi di Google Docs, Slides, dan Sheets
  • Membuat survei dan kuis di Google Forms
  • Membuat kelas interaktif di Classroom
  • Mengelola acara secara efisien di Google Calendar
  • Melaksanakan tatap muka virtual di Google Meet
  • Mengelola email secara efektif di Gmail
    Luar biasa lengkap sekali materi yang disampaikan dalam pelatihan ini. Pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari tatap muka virtual. Materi pelatihan itu bukanlah sesuatu yang baru bagi para pendidik. Tetapi menjadi sangat menarik karena menggunakan akun belajar.id yang diberikan secara gratis oleh Kemdikbud. Pemanfaatan akun belajar.id secara optimal bisa langsung dipraktekkan dalam kegiatan pelatihan tersebut. Banyak ketidaktahuan saya tentang belajar.id yang akhirnya bisa diketahui dengan mengikuti kegiatan pelatihan bersama Pak Junaidi. 
    Kelebihan akun belajar.id membuat saya ingin mengeksplor lebih jauh lagi. Banyak keuntungan dalam pemanfaataan akun belajar.id yang didapatkan dalam pelatihan bersama Pak Junaidi. Penyampaian materi yang sangat menyenangkan, penuh kesabaran, dan sangat aplikatif membuat saya sebagai peserta bisa langsung mempraktekkannya. Pertanyaan demi pertanyaan yang diajukan berulang-ulang juga disikapi beliau dengan sangat bijak dan santun. Terimakasih Pak Junaidi atas ilmu yang anda bagikan kepada kami. Semoga kita bisa berjumpa kembali di kegiatan pelatihan lainnya. I'm waiting for it....

Bagi bapak ibu yang ingin mengikuti kegiatan "Pelatihan Belajar dari Mana Saja dengan Google Suite For Education" bisa klik disini. Untuk Batch 3 dan 4 sudah penuh. Silahkan bisa daftar di 5 dan 6.



BY KUSRINAWATI

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes